4 Biaya Saat Beli Rumah Subsidi

Lega rasanya jika berhasil memiliki rumah subsidi yang sudah lama diimpikan. Sahabat tentu sudah menabung sejak lama untuk mewujudkan keinginan memiliki rumah pribadi. Selain menabung untuk biaya DP (uang muka) dan angsuran pada bulan-bulan pertama, rupanya ada jenis biaya lain yang tidak boleh terlewatkan.

  • Biaya Administrasi di Notaris

Proses pengurusan surat-surat rumah subsidi di notaris tentu membutuhkan biaya tidak sedikit. Biaya notaris biasanya meliputi pemeriksaan status rumah, perubahan status rumah, biaya balik nama, dan pembuatan Akta Jual Beli (AJB). Besarnya biaya notaris di setiap daerah berbeda-beda tergantung dari standar umum serta popularitas sang notaris. Sahabat Perumnas bisa mencari informasi terlebih dahulu untuk mempertimbangkan jumlah biaya yang satu ini.

  • Biaya Administrasi Bank

Biaya administrasi di bank biasanya terdiri atas pengecekan sertifikat, pemeriksaan harga jual properti, biaya provisi sebesar 0,5-1 persen dari total pinjaman, serta biaya asuransi KPR. Biaya-biaya tersebut harus dilunasi sebagai salah satu syarat disetujuinya pengajuan KPR.

  • Biaya Transportasi

Dalam proses pengurusan jual-beli rumah subsidi, Sahabat Perumnas juga membutuhkan biaya transportasi ke bank, lokasi perumahan, dan notaris. Pilihlah mode transportasi terbaik untuk menghemat biaya. Jika menggunakan kendaraan pribadi justru menambah beban biaya transportasi, sebaiknya Sahabat Perumnas memilih transportasi umum sebagai alternatif. Jangan lupa siapkan biaya transportasi ketika hendak pindah dan menghuni rumah baru.

  • Biaya Pemeliharaan

Biaya pemeliharaan bukan hanya untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah baru. Selain biaya pemeliharaan pribadi, biasanya biaya pemeliharaan juga mencakup keamanan dan kebersihan di perumahan. Jenis biaya yang dibayarkan setiap bulan ini akan menjadi bagian dari biaya pengeluaran rutin yang harus Sahabat Perumnas bayarkan ketika sudah tinggal di rumah baru.

Setelah mengetahui uraian tentang keempat biaya penting ini, apakah Sahabat sudah siap untuk melunasinya? Jika belum, Sahabat masih punya waktu untuk menabung sambil mempersiapkan DP dan pemenuhan prosedur KPR lainnya. Selamat menabung demi memiliki rumah pribadi!

sumber